Sabtu, 05 April 2014

Kamu lagi apa?


Kamu lagi apa? Gak ngapa-ngapain
Beberapa bulan belakangan pertanyaan dan jawaban ini selalu berpasangan
Tapi mulai hari ini aku mencoba untuk menyibukkan diri
Aku menemukan kembali diri ku yang dulu sempat hilang
Aku akan menulis

***

I'm Sick of And Missing You

Aku muak
Muak dengan hidupku
lalu aku menulis
Menulis, pilihan pertama ku untuk minggat dari hidupku yang memuakkan
Tapi
Semakin panjang tulisanku semakin aku mengingat kamu
Kamu yang membuatku percaya bahwa hidupku pernah menyenangkan
lalu aku jadi kangen kamu
kangen ketawa bareng kamu


kamu yang mencuri hatiku
so my heart will be always with you


***

A Relationship


" A relationship are should be between two people not the world"

Iya ya, harusnya sebuah hubungan, dalam hal ini percintaan harusnya hanya antara dua orang yang berkaitan aja, bukannya dengan seluruh dunia. Nyatanya disini hubungan percintaan tidak hanya tentang dua orang anak manusia, tapi juga kedua keluarga besar, dan seringkali masyarakat. Ya masyarakat masih ikut campur juga bahkan dalam hubungan percintaan yang katanya masuk ke ranah privasi itu. Aku gak tau kenapa dan apakah itu salah atau benar, tapi itu menyebalkan, sekian.

"If you see two people are happy together just leave them alone"

Gak bisa, semua orang harus tau dan mau tau.
Gak bisa kayak gitu ntar apa kata orang
Gak bisa gini nanti orang-orang omongin

"I hate society"

***

Money Can't Buy Happiness


Iya!
Tapi kan kak, uang bisa buat beli tas
Beli tas baru bisa banget bikin happy lho kak, kalo kata aku siiiihhh..
Serah kamu aja deh kak tapi hehe..

***

Kamu Kapan Nikah?



"Kamu kapan mau nikah?"
"Tergantung kontrak kerja pacar kak, boleh nikah nya kapan"
Gitu..

***

Aku gak apa-apa..


"Aku gak apa-apa" mungkin adalah kata-kata andalan yang paling banyak digunakan oleh kita, orang dewasa ketika ditanya bagaimana kondisi kita setelah melalui kejadian yang sebenarnya gak mungkin membuat kita gak apa-apa. Aneh ya? gak juga, karena kadang lebih mudah bilang aku gak apa-apa ketimbang jelasin apa yang sesungguhnya kita rasakan. Mungkin juga karena ada semacam keharusan untuk para orang dewasa untuk bisa tegar dan tenang di saat situasi sulit, bukannya mewek atau panik seperti bayi atau remaja ingusan. Aku sendiri mengakui bahwa rasanya lebih mudah pura-pura untuk tegar daripada mendapat cap "gak dewasa" di saat usia kita sudah dewasa hanya karena kita jujur akan perasaan kita. Konyol kan? yup dewasa itu memang sedikit konyol..


Seorang anak berusia 6 tahun menulis ini..



***

Anti sosial?


Aku?
Karena aku lebih milih leyeh-leyeh dirumah daripada kongko-kongko gak jelas? serius?
Well..
Aku gak suka kongko-kongko emang, karena menurutku itu gak jelas, waste a my time and my money
It's makes me tired, that's why i'm more in introvert side than ekstovert side
But no..
I'm not antisosial, people are just annoying, well people like you
Semua orang punya cara sendiri buat menikmati waktu luang mereka
Buat kamu mungkin kongko-kongko itu having fun tapi gak semua orang kayak kamu
Ada aku misalnya, yang having fun dengan leyeh-leyeh dirumah mbaca setumpuk buku
And yes i have more conversations in my head than I do in real life but that doesn't mean you have a rights to call me anti sosial
I enjoying outside world, i go to a lot of places, but not with you and your gank, not to the coffeshop to gossiping other people
Okay?

***