"Aku gak apa-apa" mungkin adalah kata-kata andalan yang paling banyak digunakan oleh kita, orang dewasa ketika ditanya bagaimana kondisi kita setelah melalui kejadian yang sebenarnya gak mungkin membuat kita gak apa-apa. Aneh ya? gak juga, karena kadang lebih mudah bilang aku gak apa-apa ketimbang jelasin apa yang sesungguhnya kita rasakan. Mungkin juga karena ada semacam keharusan untuk para orang dewasa untuk bisa tegar dan tenang di saat situasi sulit, bukannya mewek atau panik seperti bayi atau remaja ingusan. Aku sendiri mengakui bahwa rasanya lebih mudah pura-pura untuk tegar daripada mendapat cap "gak dewasa" di saat usia kita sudah dewasa hanya karena kita jujur akan perasaan kita. Konyol kan? yup dewasa itu memang sedikit konyol..
Seorang anak berusia 6 tahun menulis ini..
***

Tidak ada komentar:
Posting Komentar